Bank Maluku-Malut Perluas Pembiayaan UMKM, Gandeng Pemkot Tual Jalankan KUM Kreatif

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- PT Bank Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku-Malut) terus memperluas jangkauan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kali ini, bank pembangunan daerah tersebut menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Tual melalui program Kredit Usaha Mikro Kreatif (KUM Kreatif), sebuah skema pembiayaan yang memberikan kemudahan akses modal bagi pelaku usaha dengan subsidi bunga dari pemerintah daerah.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Maluku-Malut dan Pemerintah Kota Tual menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal di Kota Tual.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syarisal Imbar, mengatakan KUM Kreatif merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku UMKM.

Dalam skema tersebut, beban bunga kredit ditanggung oleh pemerintah daerah sehingga debitur hanya berkewajiban membayar cicilan pokok pinjaman.

“Skema ini merupakan langkah konkret dalam memberdayakan pelaku UMKM agar usahanya dapat terus berkembang dan naik kelas. Selain mempermudah akses pembiayaan, pola subsidi bunga ini juga terbukti mampu menjaga tingkat kredit bermasalah tetap rendah serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Syarisal, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan KUM Kreatif di Kabupaten Maluku Tengah menjadi alasan Bank Maluku-Malut terus mendorong penerapan program serupa di daerah lain.

Sebelumnya, program tersebut telah berjalan di Masohi, Kecamatan Salahutu, Leihitu, Saparua, serta sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Maluku Tengah.

Implementasi program itu dinilai berhasil meningkatkan inklusi keuangan sekaligus mengurangi ketergantungan pelaku UMKM terhadap praktik pinjaman berbunga tinggi atau rentenir.

“Karena hasilnya cukup baik, kami terus melakukan roadshow ke berbagai kabupaten dan kota untuk mengajak pemerintah daerah mereplikasi pola subsidi bunga ini sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses pembiayaan yang terjangkau,” ujarnya.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, pimpinan dan perwakilan anggota DPRD Kota Tual, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tual.

Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat peran Bank Maluku-Malut sebagai bank pembangunan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dikatakan melalui pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, pelaku UMKM di Kota Tual diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha, membuka lapangan kerja baru.

“Kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di wilayah Kepulauan Kei,” ungkapnya. (WHB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *