Tualterkini.com.- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI menggandeng DPR RI menggelar Literasi Keuangan Haji di Kota Tual dengan tema _Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Haji Untuk Umat.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Wali Kota Tual ini berlangsung selama tiga hari, 3–5 November 2026, dan menyasar calon jemaah haji serta masyarakat umum.
Literasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat bahwa pengelolaan dana haji dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.

Kegiatan dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Gerindra Dapil Maluku F. Alimudin Kolatlena, Anggota Komite Audit BPKH RI Ismail yang hadir secara virtual sebagai narasumber, serta narasumber Hj. Samsia Ingratubun.
Anggota DPR RI Komisi VIII, F. Alimudin Kolatlena, menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana haji.
Menurutnya, kinerja BPKH selama ini menunjukkan tren positif. Selain meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 8 tahun berturut-turut, nilai manfaat dari pengelolaan dana haji juga terus mengalami pertumbuhan setiap tahun.
“Terus terang, kami ingin masyarakat percaya dan yakin terhadap dana haji. Dari sisi pengelolaan, selama 8 tahun berturut-turut mendapat predikat WTP dan nilai manfaatnya berkembang dari tahun ke tahun,” ujar Alimudin.
Ia menambahkan, nilai manfaat tersebut tidak hanya untuk pengembangan dana, tetapi juga didistribusikan kembali untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Karena itu kami merasa penting memberikan informasi ini kepada masyarakat, terutama calon jemaah haji kita di Kota Tual,” katanya.
Alimudin menjelaskan, untuk wilayah Maluku, kegiatan literasi keuangan haji tahun ini dipusatkan di Kota Tual. Tahun lalu kegiatan serupa telah dilaksanakan di Ambon. Di Tual sendiri, literasi dilaksanakan di empat titik selama tiga hari.
“Kemarin sudah satu kegiatan, hari ini, dan Insya Allah besok masih berlanjut,” ujarnya.
Di akhir, ia berpesan kepada calon jemaah haji di Kota Tual untuk tetap sabar menanti jadwal keberangkatan dan menjaga kesehatan fisik.
“Kita meminta jemaah untuk bersabar dan menjaga kesehatan. Kita berdoa mudah-mudahan pada waktunya mereka akan dipanggil oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji,” tutupnya.(RF)