Satpol PP Tual Disiagakan Amankan Sidang MPL Klasis GPM se-Maluku

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Momen toleransi basudara tersaji di Kota Tual. Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat bersama Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra menyambut kedatangan Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) beserta rombongan peserta Musyawarah Pimpinan Lengkap (MPL) Klasis se-GPM dari 11 Kabupaten/Kota se-Maluku, di Pelabuhan Yos Sudarso Tual, Sabtu (24/10/2026).

Rombongan tiba dengan KM Sabuk Nusantara. Prosesi penjemputan turut didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual Ridwan Fadirubun dan seluruh Panitia MPL.

Suasana penyambutan berlangsung khidmat, meriah dan penuh keakraban. Para rombongan basudara umat Kristiani disambut dengan Tarian Qasidah yang dibawakan oleh Wanita Muslimah Kota Tual dan pengalungan selendang sebagai tanda selamat datang di Bumi Larvul Ngabal, Kota Maren.

Untuk menjamin kelancaran acara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tual diterjunkan siaga mengamankan seluruh prosesi kegiatan tersebut.

Usai penyambutan di pelabuhan, kegiatan dilanjutkan dengan jalan kaki bersama sebagai simbol persaudaraan dari Pelabuhan Yos Sudarso Tual menuju Masjid Agung Al-Huriyah 45, melewati Jiku Empat dan berakhir di Desa Tual, Patimura.

Kasat Pol PP Kota Tual, Ali Jafar Tamher, menyampaikan bahwa pihaknya telah siaga penuh mengamankan kegiatan penjemputan hingga prosesi jalan kaki bersama.

“Tugas kami mengamankan setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, terutama kegiatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual,” kata Jafar.

Ia menegaskan, protap pengamanan sudah jelas. Pihaknya akan mengerahkan personel di setiap titik kegiatan yang dibutuhkan panitia penyelenggara.

“Protap kami jelas, kami akan upayakan turunkan personel di setiap tempat kegiatan yang dibutuhkan panitia penyelenggara. Harapan kami, masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban agar kegiatan dimaksud berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menyampaikan, sambutan Tarian Qasidah oleh wanita muslimah untuk menyambut basudara umat Kristiani adalah potret nyata toleransi di Kota Tual.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Tual, kami menyambut dengan penuh sukacita. Ini adalah wujud Tual sebagai Kota Toleransi, hidup orang basudara. Muslim menyambut Kristiani dengan Qasidah, inilah keindahan kita,” ujar Renuat.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *