Tualterkini.com.- Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, mewakili Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menghadiri Wisuda Sarjana S1 STKIP Evav Persada Angkatan II Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung LPTQ Kota Tual, Selasa (22/9/2026).
Sebanyak 90 wisudawan resmi menyandang gelar sarjana pada prosesi tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Yayasan STKIP Evav Persada Djoharia Rengur, Anggota DPRD Provinsi Maluku Muhamad Yunus Serang, pimpinan dan anggota DPRD Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, unsur Forkopimda Kota Tual, pimpinan OPD lingkup Pemkot Tual, pimpinan perguruan tinggi se-Kota Tual, tokoh agama, tokoh adat, serta orang tua wisudawan.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Tual yang dibacakannya, Wakil Walikota Tual Amir Rumra menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyoroti tema wisuda tahun ini, Pendidikan Berbasis Budaya Kei, Menjaga Warisan Leluhur, Membangun Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing yang dinilainya sangat relevan dengan visi Pemerintah Kota Tual 2025-2030 yaitu MARYADAT: Maju, Aman, Religius, Berbudaya, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berkelanjutan.
“Jangan sampai pendidikan membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain. Jangan sampai gelar akademik membuat kita lupa kepada keluarga dan adat budaya. Kita harus modern dalam berpikir, tetapi tetap berakar pada budaya,” kata Amir membacakan sambutan Wali Kota di Tual, Selasa (22/9/2026).

Ia juga menekankan pentingnya falsafah hidup masyarakat Kei _Vuut Ain Mehe Ni Tilur, Manut Ain Mehe Ngivun, Ain Ni Ain dan hukum adat Larvul Ngabal sebagai landasan pembentukan karakter generasi muda.
Sebagai wilayah kepulauan, kata dia, Kota Tual membutuhkan sarjana yang tidak hanya berorientasi kerja di kota, tetapi mau kembali dan mengabdi di ohoi, desa, dan pulau-pulau.
“Kita membutuhkan sarjana yang mau hadir di ohoi dan finua, mau mengabdi di pulau-pulau. Ilmu yang tidak diabdikan kepada masyarakat akan kehilangan sebagian dari maknanya,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tual memberikan apresiasi kepada STKIP Evav Persada sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemkot berharap STKIP terus meningkatkan kualitas pembelajaran, kapasitas dosen, serta riset dan pengabdian yang berbasis kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat kepulauan.
“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri, masyarakat juga tidak dapat bergerak sendiri. Kita harus bergerak bersama,” tutupnya.(RF)