Wakil Walikota Tual Bacakan Sambutan Walikota, Pemkot Terima 35 Pokok-Pokok Pikiran DPRD

Bagikan Artikel

 

Tuakreekini.com. emerintah Kota Tual secara resmi menerima 35 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Tual pada Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II dan Pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung DPRD Kota Tual, Selasa 8 September 2026.

Sambutan tertulis Walikota Tual Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H dibacakan Wakil Walikota Tual Amir Rumra, S.Pd., M.Si. Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat didampingi Wakil Ketua DPRD Jacobis Karmomyananan.

Hadir Forkopimda Tual-Malra, Danyon Brimob Pelopor C Polda Maluku, Staf Khusus, Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD lingkup Pemkot Tual, para tokoh agama, adat, pemuda, perempuan, insan pers, serta masyarakat yang mengikuti jalannya sidang.

Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi

Amir menegaskan, paripurna memiliki arti penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Penutupan Masa Sidang II disebut sebagai momentum evaluasi terhadap agenda, pembahasan, serta pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD bersama pemerintah daerah.

 

“Berbagai dinamika yang kita hadapi selama Masa Sidang II hendaknya menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, prioritas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta pemberdayaan masyarakat,” kata Amir.

Ia menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama dan sinergi yang telah terbangun. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam pembahasan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang bermuara pada tujuan yang sama, yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Tual.

 

Komitmen Tata Kelola Efektif dan Responsif

Memasuki Masa Sidang III, Amir menekankan perlunya kolaborasi yang semakin kuat antara DPRD dan Pemkot. Pemkot berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi kelautan, perikanan, pariwisata dan sektor unggulan daerah.

“Pemerintah Kota Tual akan mencermati dan menindaklanjuti pokok-pokok pikiran tersebut sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah, kemampuan keuangan daerah, skala prioritas pembangunan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Amir.

Dalam sambutannya, Amir menyoroti sejumlah persoalan mendesak yang tengah ditangani Pemkot Tual. Isu utama yakni kelangkaan BBM terutama minyak tanah, serta memastikan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite tepat sasaran.

Pemkot juga melakukan tindakan tanggap darurat bencana berupa distribusi air minum layak konsumsi di Finua Kaimear Kecamatan Pulau-Pulau Kur, serta Ohoi Tam Ngurhir, Ngurnila, dan Ohoitom Kecamatan Tayando Tam. Selain itu, Pemkot menyatakan siaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan akibat musim kemarau panjang.

Amir mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, lembaga keagamaan, tokoh adat, tokoh agama, lembaga pendidikan, tokoh pemuda dan tokoh perempuan untuk bersama membangun Kota Tual.

Semangat _Tual Maryadat_ ditegaskan sebagai kekuatan bersama dalam membangun Kota Tual yangdalam!, AMAN, RELIGIUS, BERBUDAYA, SEJAHTERA, BERDAYA SAING dan BERKELANJUTAN_.

 

“Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang jangan menjadi penghalang bagi kita untuk bekerja bersama. Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Tual,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Amir juga menyampaikan ucapan selamat HUT Polwan ke-78, HUT Kejaksaan RI ke-81, HUT PMI ke-81, Hari Pelanggan Nasional, HUT GPM ke-91, Dirgahayu Kota Ambon ke-451, serta Hari Lahir Pamong Praja dan Hari Aksara Internasional yang jatuh pada awal September 2026 (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *