Peringati Milad ke-60, KAHMI dan KOHATI Kota Tual Gelar Tasyakuran dan Jalan Sehat

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Kota Tual menggelar Tasyakuran dalam rangka peringatan Milad KAHMI & KOHATI ke-60 tahun.

Peringatan Milad yang mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW, Merajut SilaturaHMI Lintas Generasi, Ikhtiar Membangun Negeri” tersebut dilaksanakan di Kota Tual, Rabu (17/09/2026). Milad ke-60 ini menandai perjalanan panjang organisasi sejak 17 September 1966 – 17 September 2026.

Kegiatan Tasyakuran diisi dengan Tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual, Iksan Rumaf.

Turut hadir Pengurus KAHMI Kota Tual, Pengurus HMI Cabang Tual-Malra, dan Pengurus KOHATI Kota Tual.

Ketua Panitia kegiatan, Drh. Ahmad S. Nuhuyanan menyampaikan, rangkaian Milad diawali dengan kegiatan Jalan Sehat.

“Jalan sehat dimulai dari Lapangan Lodar El menuju Gedung Baileo Kota Tual sambil membagikan pamflet yang berisikan Instruksi Walikota Tual tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pengobatan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tual,” ujar Ahmad.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Kota Tual, Ibnu Salim Oat dalam sambutannya mengatakan, Milad ke-60 ini harus dijadikan sebagai momentum penting bagi seluruh alumni.

“Pesan penting dalam Milad KAHMI ke-60 ini, saya mengajak semua alumni untuk menjadikan Milad ini sebagai wadah silaturahmi, memupuk tali persaudaraan diantara sesama alumni serta menjadikannya sebagai momentum refleksi dan proyeksi ke depan untuk membangun daerah Kota Tual,” kata Salim.

Salim menambahkan, saat ini Kota Tual sedang berbenah di tengah tantangan dan dinamika ekonomi sosial politik yang ditandai dengan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sendi kehidupan umat dan masyarakat, stabilitas harga dan kelangkaan BBM dan minyak tanah, inflasi yang kian dinamis serta ancaman El-Nino yang berdampak pada kekeringan dan fenomena kebakaran hutan.

“Sebagai alumni HMI yang tersebar di segala profesi baik birokrat, politisi, akademisi serta kelompok profesional, KAHMI merasa terpanggil untuk ikut bertanggung jawab terhadap problematika tersebut dengan membangun sinergitas bersama Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, selesai pelaksanaan Milad ini KAHMI akan menyusun lanskap pemikiran yang memotret setiap problematika dengan menghadirkan Forum Diskusi Grup (FGD) dengan melibatkan pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan akan direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah, DPRD, Majelis Wilayah dan Majelis Nasional guna untuk ditindaklanjuti.

“Semua ini dilakukan untuk pembangunan daerah dan masyarakat Kota Tual menuju cita-cita Ummatan Wahidah,” pungkasnya.
(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *