Moksen Renwarin, Kadis Perpustakaan Kota Tual Meski Purnabakti Tetap Konsisten Menyalakan Obor Literasi di Kota Maren
Catatan: Farhat Rettob/Kontributor Tualterkini.com.
Sabtu 13 Juni 2026 menjadi hari terakhir pengabdian bagi Moksen Renwarin, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tual. Meski, di detik-detik terakhir sebelum meninggalkan Kantor Kearsiapan dan Perpustakaan Daerah Kota Tual namun semangat Moksen untuk tetap menjaga nyala obor literasi bagi warga Kota Tual masih terlihat.

Dipenghujung purna tugas, Moksen yang merupakan Kepala Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Daerah Kota Tual itu menunjukan komitmen untuk tetap membuka Lokakarya Menulis Cerita Pendek yang diikuti pelajar dan pegiat literasi yang digelar di Ruang Diskusi Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Tual, Sabtu 13 Juni 2026.
Semangat dan inspirasi dari Moksen menjadikan, suasana yang formal dan resmiĀ berubah menjadi suasana haru.
Kegiatan tersebut menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan hari terakhir pengabdian Moksen Renwarin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum memasuki masa purnabakti setelah puluhan tahun mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan negara.
Di hari terakhirnya sebagai pejabat aktif, Moksen tidak memilih menggelar seremoni perpisahan. Sebaliknya, ia menutup masa tugasnya dengan menyalakan semangat literasi bagi generasi muda Kota Tual melalui kegiatan kepenulisan.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, panitia, relawan literasi, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung pengembangan literasi di Kota Tual.
“Adik-adik peserta tidak hanya belajar menulis cerpen dari narasumber, tetapi juga harus berani menuangkan ide, gagasan, dan cerita khas Nuhu Evav ke dalam karya yang dapat dibaca banyak orang,” ujarnya di Gedung Perpustakaan Daerah Kota Tual, Sabtu (13/6/2026).

Suasana kemudian berubah hangat ketika Moksen menyisipkan pesan ringan mengenai pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan karier seseorang. Dengan gaya khas yang mengundang senyum peserta, ia mengingatkan para pelajar agar kelak tidak melupakan orang-orang yang selalu mendukung mereka meraih kesuksesan.
“Kalau nanti sudah jadi ASN dan sukses, jangan lupa traktir istri,” ujarnya yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Moksen juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual yang selama ini bekerja bersama membangun pelayanan dan program-program literasi.
Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Sekretaris Dinas, Ratna Sari Tamher, yang dinilainya telah menjadi mitra kerja penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kedinasan.
“Terima kasih kepada Ibu Sekretaris Dinas yang selama ini telah banyak membantu tugas-tugas saya sampai memasuki masa purnabakti hari ini. Banyak program dapat berjalan dengan baik karena dukungan, kerja sama, dan semangat seluruh jajaran,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya yang sekaligus menjadi sambutan terakhir sebelum memasuki masa purnabakti, Moksen Renwarin secara resmi membuka Lokakarya Menulis Cerita Pendek bertema Menghimpun Minat Bakat Penulis Inspiratif di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara serta mengajak para peserta untuk terus menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berkarya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual, Ratna Sari Tamher, menyampaikan bahwa Moksen Renwarin dikenal sebagai pemimpin yang konsisten, memberi ruang bagi inovasi, serta mampu membangun budaya kerja kolaboratif di lingkungan DPK.
“Pa Kadis merupakan sosok pemimpin yang tidak banyak bicara tetapi banyak bekerja. Banyak inovasi dan gagasan lahir dari beliau dengan modal semangat dan komitmen yang terus tumbuh selama masa kepemimpinannya. Selama tiga tahun terakhir beliau juga memberikan kepercayaan kepada saya sebagai Sekretaris Dinas untuk membantu menggerakkan pelaksanaan tugas dan fungsi DPK,” ujar Ratna.
Menurutnya, berbagai capaian dan program yang dijalankan DPK Kota Tual tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan Moksen kepada seluruh jajaran pegawai.
“Alhamdulillah, beliau sangat mendukung kolaborasi bersama para pegiat literasi. Banyak kegiatan dan inovasi literasi di Kota Tual yang lahir dari dukungan serta kepercayaan yang beliau berikan,” tambahnya.
Lokakarya yang menghadirkan Dra. Magdalena R. Alerbitu, M.M. dan Ahmad Renhoran sebagai narasumber tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual dalam meningkatkan budaya baca dan menulis di kalangan generasi muda.
Bagi Moksen Renwarin, kegiatan itu bukan sekadar agenda kedinasan terakhir menjelang purnabakti, melainkan bentuk komitmen bahwa pengembangan literasi harus terus berjalan dan menjadi investasi penting bagi masa depan Kota Tual.
Pengabdian sebagai ASN boleh berakhir, tetapi semangat untuk membangun generasi melalui literasi akan terus hidup dalam setiap buku yang dibaca, setiap cerita yang ditulis, dan setiap mimpi anak-anak Kota Tual yang kelak tumbuh menjadi kebanggaan daerah dan bangsa. (RF)