Tualterkini.com.- Menjelang Musyawarah Daerah Musda Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Front Pemuda Muslim Maluku FPMM mendorong proses organisasi berjalan sesuai aturan dan mekanisme.
Ketua FPMM Malra Budi Iwan yang juga calon kandidat Ketua KNPI Malra menegaskan Musda harus jadi momentum konsolidasi pemuda demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi konstitusi organisasi.
“Musda KNPI Kabupaten Maluku Tenggara harus dilaksanakan terbuka, demokratis, dan sesuai AD/ART. Semua tahapan mulai verifikasi peserta, penetapan hak suara, hingga pemilihan ketua harus profesional agar lahir kepemimpinan legitimate yang diterima seluruh elemen pemuda,” ujar Budi Iwan di Langgur, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya Musda adalah forum tertinggi organisasi tingkat daerah. Forum itu punya mandat mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, menyusun program kerja, serta memilih kepemimpinan baru sah yang mendapat legitimasi dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda OKP.
Ia menambahkan KNPI merupakan rumah besar pemuda yang menghimpun berbagai organisasi. Karena itu pelaksanaan Musda tidak boleh diwarnai kepentingan kelompok tertentu yang memicu perpecahan.
“Yang paling penting menjaga marwah organisasi. Siapa pun terpilih harus lahir dari proses benar sesuai mekanisme. Dengan begitu KNPI bisa jadi mitra strategis pemerintah daerah mendorong pembangunan dan pemberdayaan generasi muda Maluku Tenggara,” katanya.
Budi Iwan mengajak seluruh OKP, pengurus KNPI tingkat kecamatan, dan pemuda Malra mengawal proses Musda objektif dengan semangat persatuan. Ia mencontohkan pengalaman daerah lain yang menunjukkan Musda sesuai aturan melahirkan pemimpin kuat, sementara yang abai mekanisme berpotensi menimbulkan polemik.
Sebagai calon kandidat, Budi Iwan berkomitmen menjadikan KNPI wadah pemersatu pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi, agama, suku, maupun kelompok.
“Pemuda Maluku Tenggara harus bersatu. Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menentukan arah gerakan pemuda ke depan. Mari sukseskan Musda KNPI dengan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan ketaatan terhadap mekanisme organisasi,” tutupnya. (RF)