Pemkot Tual Raih WTP 8 Kali, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Bagikan Artikel

 

 

Tualterkini.com.-Pemerintah Kota Tual kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku. Ini WTP ke-8 secara berturut-turut.

Opini tertinggi dalam pemeriksaan keuangan pemerintah itu diserahkan Kepala BPK Perwakilan Maluku Andriyanto, S.E., Ak., M.A.B., CA, ACPA, CSFA kepada Wali Kota Tual Hi. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H. dan Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat di Ambon, Kamis 4 Juni 2026.

Capaian ini menunjukkan konsistensi Pemkot Tual mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai standar akuntansi pemerintahan serta peraturan perundang-undangan.

Keberhasilan itu memperkuat catatan prestasi Pemkot Tual di bawah kepemimpinan Wali Kota Akhmad Yani Renuat. Sebelumnya, Tual meraih Peringkat Pertama Kota Terbaik se-Wilayah Maluku dan Nusa Tenggara pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Kementerian Dalam Negeri Kemendagri.

L

Atas prestasi tersebut, Pemkot Tual mendapat penghargaan sekaligus insentif fiskal daerah Rp3 miliar dari pemerintah pusat. Penghargaan itu bentuk pengakuan atas kinerja daerah meningkatkan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan berorientasi hasil.

 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Kota Tual Bambang Setiawan Halim, S.Hut., M.AP. menyebut WTP 8 tahun beruntun hasil kerja seluruh perangkat daerah menjaga kualitas pengelolaan keuangan dan kepatuhan ketentuan.

 

“Penyusunan laporan keuangan kami lakukan terukur, berpedoman pada transparansi, akuntabilitas, dan penguatan sistem pengendalian intern pemerintah. Tindak lanjut rekomendasi BPK setiap tahun juga kunci mempertahankan kualitas laporan,” jelas Bambang.

 

Ia menegaskan capaian ini hasil sinergi perangkat daerah, dukungan pimpinan daerah, DPRD, dan komitmen seluruh ASN. “Opini WTP konsisten menunjukkan sistem keuangan Pemkot Tual semakin matang dan terus diperbaiki,” ujarnya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan WTP jadi motivasi Pemkot Tual meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan efektif untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan WTP ke-8 dan status Kota Terbaik Maluku-Nusa Tenggara, Pemkot Tual optimistis meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat serta pemerintah pusat terhadap pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel. (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *