Reses Di Tual, Anggota DPR RI Alimudin: Keamanan Kunci Investasi Masuk

Bagikan Artikel

 

 

Tualterkini.com.- Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Komisi VII Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena, menegaskan stabilitas keamanan merupakan kunci utama mendorong masuknya investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tual.

Pernyataan itu disampaikan saat reses di Desa Tual, Kecamatan Dullah, Kota Tual, Rabu 29 April 2026.

Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, Ketua Partai DPD Gerindra Kota Tual Yopi Silubun, Raja Tual Jafar Tamher, Pj Kepala Desa Tual Alhamdi Tamher, S.H., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga.

Keamanan Jadi Syarat Mutlak  

Alimudin menilai potensi besar Kota Tual di sektor pariwisata dan kelautan hanya bisa berkembang jika daerah aman dan kondusif.

“Kalau katong aman, investor berani datang. Tapi kalau masih ada bakalai, bakar-bakaran, orang seng berani masuk,” tegasnya.

Ia menekankan keamanan sosial menjadi faktor penentu minat investor menanamkan modal di daerah.

Sinkronkan Program Pusat-Daerah 

Alimudin juga mendorong efisiensi dan sinkronisasi program daerah dengan program strategis Presiden Prabowo Subianto guna mendongkrak ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kebijakan itu, kata dia, berdampak pada peningkatan insentif tokoh agama serta penguatan ekonomi masyarakat.

Di sektor perikanan, ia mendorong pengembangan _cold storage_ serta penguatan kampung nelayan sebagai pusat ekonomi pesisir.

Alimudin mengusukan Pembangunan wasan kuliner di sekitar Jembatan Watdek agar menjadi pusat ekonomi baru berbasis UMKM.

Menurutnya, kawasan itu berpotensi jadi ikon kuliner Kota Tual yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil dan ibu-ibu pedagang. “Kalau ditata dengan baik, itu bisa jadi pusat kuliner khas Tual yang lebih representatif,” ujarnya.

Terkait aspirasi warga soal perkara hukum dan lokasi sidang, Alimudin menegaskan pemerintah daerah tidak dapat mengintervensi proses hukum di Kejaksaan, Kepolisian, dan Pengadilan. Namun, semua aspirasi tetap dikomunikasikan melalui jalur koordinasi.

Ia juga berencana melanjutkan kunjungan ke wilayah kepulauan seperti Pulau Tayando dan Kei Besar untuk menyerap aspirasi langsung. “Sebisa mungkin katong turun langsung bertemu masyarakat supaya dapat informasi yang lebih utuh,” ucapnya.

Reses ini menjadi momentum memperkuat komunikasi wakil rakyat dan warga, sekaligus menegaskan komitmen pembangunan berbasis potensi lokal, keamanan daerah, serta penguatan ekonomi pesisir di Kota Tual.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *