Kemensos RI Gelar Rehabilitasi Sosial Lansia Eks Pasung ODGJ di Mangon Tual

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.-Kementerian Sosial Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia bagi eks pasung Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Dusun Mangon, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku, Kamis 23/04/2026.

Kegiatan dihadiri Walikota Tual H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., Wakil Walikota Tual H. Amir Rumra, S.Pd., M.Si., Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual Ridwan A. Fadirubun, beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tual.

Turut hadir Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, bersama Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate, Osep Mulyani, A.KS., M.M.

Tim medis dipimpin dr. Maya Yauply melakukan asesmen langsung kepada penerima manfaat, salah satunya Fauzan F Renuat warga setempat. Asesmen meliputi kondisi fisik, psikis, dan kebutuhan intervensi lanjutan.

Kegiatan ini bertujuan memberikan layanan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia, khususnya eks pasung ODGJ, melalui asesmen komprehensif, terapi psikososial, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan dukungan keluarga dan masyarakat agar lansia dapat hidup layak, sehat, dan bermartabat.

Dalam sambutannya, Walikota Tual menyampaikan terima kasih kepada Kemensos RI. “Kami apresiasi perhatian Kemensos untuk warga Tual. Ini bentuk nyata negara hadir sampai ke pulau-pulau. Pemkot Tual siap berkolaborasi untuk keberlanjutan program dan pendampingan pasca-rehabilitasi,” ujarnya.

Dirjen Pemberdayaan Sosial menegaskan program rehabilitasi sosial ODGJ menjadi prioritas Kemensos. “Tidak boleh ada ODGJ yang ditelantarkan, apalagi yang pernah dipasung. Tugas kita mengembalikan harkat dan martabat mereka. Bebas pasung harus tuntas, layanan harus berkelanjutan,” kata Mira Riyati Kurniasih.

Selain asesmen dan terapi, Kemensos melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate juga menyalurkan bantuan pemenuhan hidup layak berupa nutrisi, sandang, kasur, dan alat bantu kebersihan diri. Pendampingan akan dilanjutkan oleh TKSK, pendamping PKH, dan Puskesmas setempat.

(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *