Ketua DPRD Kota Tual  Aisyah Renhoat Apresiasi Kunjungan Panglima Koarmada RI di Kota Tual

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata,  beserta rombongan di Kota Tual, Rabu, 3 September 2026.

Kunjungan orang nomor satu di jajaran Komando Armada RI tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kota Tual, DPRD Kota Tual, dan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, keamanan laut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Tual, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Panglima Koarmada RI beserta jajaran yang telah berkenan hadir di Kota Tual. Kehadiran TNI AL di daerah kami sangat berarti,” ujar Aisyah Renhoat di sela kegiatan penyambutan.

Ia menegaskan, sinergitas antara Pemkot, DPRD Kota Tual, dan TNI Angkatan Laut sangat penting dalam menjaga kedaulatan NKRI, keamanan laut, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Sebagai kota kepulauan yang berbatasan langsung dengan wilayah laut, Kota Tual memiliki tantangan tersendiri terkait pengawasan wilayah, keamanan pelayaran, dan perlindungan sumber daya kelautan.

“Dengan luas wilayah laut yang lebih besar dari daratan, peran TNI AL menjadi garda terdepan. Kami di DPRD siap mendukung penuh program-program yang bersinergi dengan TNI AL, khususnya yang berdampak langsung pada rasa aman masyarakat nelayan,” lanjutnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu serharap kunjungan Panglima Koarmada RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan program-program konkret. Beberapa hal yang ia soroti antara lain penguatan patroli laut di perairan rawan, pembinaan masyarakat maritim, serta peningkatan infrastruktur pendukung pertahanan di wilayah perbatasan.

“Kami berharap ke depan ada kerja sama yang lebih intens, seperti pelatihan untuk kelompok nelayan, sosialisasi tentang zona tangkap ikan, dan pembangunan pos-pos pengamanan laut. Ini semua demi memastikan masyarakat pesisir bisa bekerja dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keamanan laut yang stabil akan berdampak pada iklim investasi, kelancaran distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi daerah kepulauan.

Kota Tual sebagai salah satu kota di wilayah Maluku Tenggara memiliki posisi geografis yang strategis sebagai pintu gerbang wilayah timur Indonesia. Kondisi ini menempatkan Kota Tual pada posisi vital dalam rantai pertahanan dan keamanan nasional.

“Dukungan TNI AL menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat, Kota Tual dapat terus berkembang sebagai kota maritim yang tangguh dan berdaya saing,” pungkas Hj. Aisyah.

Kunjungan Panglima Koarmada RI ke Kota Tual disambut jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan insan maritim. Kehadiran TNI AL di tengah masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat rasa kebangsaan dan semangat menjaga laut sebagai masa depan bangsa.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *