Wakil Wali Kota Tual Buka Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Dialog Perlindungan Anak 2026

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra mewakili Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, secara resmi membuka Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Dialog Perlindungan Anak di Kota Tual Tahun 2026.Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Tual, Senin, 31 Agustus 2026.

Turut hadir Staf Ahli Wali Kota, Staf Khusus Wali Kota, dan Asisten Sekretaris Daerah. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Tual, Ketua TP-PKK Kota Tual, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tual, para narasumber dan fasilitator.

 

Kegiatan ini juga diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pemerhati perlindungan perempuan dan anak, anggota Forum Anak Maryadat, serta para peserta sosialisasi dan dialog.

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota, ditegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta masa depan seorang anak.

“Membangun keluarga yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu, tetapi membutuhkan kehadiran dan keterlibatan ayah secara utuh,” demikian petikan sambutan Wali Kota.

Dijelaskan, peran ayah tidak terbatas sebagai pencari nafkah. Ayah juga harus hadir sebagai pendidik, pelindung, pembimbing, sahabat, sekaligus teladan bagi anak-anaknya.

“Gerakan Ayah Teladan Indonesia merupakan momentum penting untuk menguatkan kembali peran tersebut. Kita ingin menghadirkan sosok ayah yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara emosional, bertanggung jawab, mampu berkomunikasi dengan anak, serta memberikan keteladanan melalui sikap dan perilaku sehari-hari,” lanjut sambutan tersebut.

Terkait perlindungan anak, sambutan menekankan bahwa tanggung jawab itu tidak hanya berada di pundak pemerintah. Diperlukan sinergi antara keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama, dunia usaha, media, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kita harus memastikan bahwa setiap anak di Kota Tual dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, ramah, bermartabat, dan bebas dari kekerasan, penelantaran, eksploitasi, maupun berbagai bentuk perlakuan yang merugikan tumbuh kembang mereka,” tegasnya.

Pemerintah Kota Tual berkomitmen memperkuat kebijakan, program, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. Namun, keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Wali Kota melalui Wakil Wali Kota juga mengajak para ayah di Kota Tual untuk menjadi “Ayah Teladan”, yakni ayah yang hadir, peduli, melindungi, mendidik, dan memberikan contoh terbaik bagi anak-anaknya.

“Mari kita mulai dari keluarga kita masing-masing. Karena keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat, dan generasi yang kuat akan menjadi fondasi bagi kemajuan Kota Tual,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi dan dialog ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas serta lingkungan yang ramah dan aman bagi anak di Kota Tual.

Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Wakil Wali Kota Tual atas nama Wali Kota Tual kemudian menyatakan _Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Dialog Perlindungan Anak di Kota Tual Tahun 2026_ resmi dibuka.

Pemerintah Kota Tual berharap kegiatan ini melahirkan langkah-langkah nyata bagi perlindungan dan pemenuhan hak anak di daerah berjuluk “Kota Tual Maryadat” tersebut.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *