Sekolah dan Komunitas Literasi Kolaborasi Gelar Merdeka Membaca di SD Negeri 15 Tual

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Sebanyak 84 siswa SD Negeri 15 Tual diajak membangun kebiasaan membaca melalui kegiatan “Merdeka Membaca” dengan metode Read Aloud atau membaca nyaring, Sabtu 22 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–12.00 WIT di sekolah tersebut diikuti siswa kelas 1A, 1B, dan 1C. Program ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia melalui kolaborasi Perpustakaan Daerah Kota Tual, SD Negeri 15 Tual, Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA), dan Relawan Literasi Tual Maryadat.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual Ratna Sari Tamher, hadir mewakili Kepala Dinas dan menyampaikan sambutan. Sementara kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual M.Tahir Banyal.

Kegiatan dipandu Diana Songjanan, Duta Baca Pelajar Kota Tual 2026, dengan dukungan Ahmad Rohani Renhoran dari RELIMA selaku perwakilan Perpustakaan Nasional.

Metode Read Aloud menjadi pendekatan utama dalam kegiatan tersebut. Buku dibacakan dengan intonasi dan ekspresi agar anak-anak dapat mengikuti cerita serta memahami isi bacaan secara interaktif.

Sesi pertama diisi membaca nyaring oleh Bunda Yayou Kabalmay selama sekitar 30 menit. Sesi kedua berupa ekspresi siswa dalam memahami bacaan yang dipandu Mam Tohatta. Siswa diberi ruang untuk merespons cerita dan menyampaikan pemahaman mereka.

Menurut penyelenggara, bagi siswa kelas awal SD pengalaman membaca seperti ini penting untuk membangun kebiasaan literasi. Anak tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga mengenal kosakata baru, memahami isi bacaan, bertanya, dan menyampaikan pendapat.

“Pendekatan ini membuat kegiatan membaca tidak berhenti pada kemampuan mengenali kata. Anak juga didorong memahami makna, mengembangkan kosakata, serta membangun keberanian berkomunikasi,” ujar salah satu fasilitator

Kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas literasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya membaca dan menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak usia dini.

Di tengah peringatan HUT ke-81 RI, kemerdekaan dimaknai dengan cara sederhana di SD Negeri 15 Tual. Anak-anak diberi ruang untuk membaca, mendengar, memahami, bertanya, dan menyampaikan gagasan.

“Ketika seorang anak mulai mencintai buku, ia tidak hanya menemukan sebuah cerita. Ia menemukan ruang untuk mengenal dunia, memperluas pengetahuan, dan membangun imajinasi,” kata Ratna Sari Tamher dalam sambutannya.

Dari 84 anak yang mengikuti kegiatan ini, gerakan “Merdeka Membaca” diharapkan dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan membaca dalam kehidupan sehari-hari. (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *