Pemkot Harus Waspada, 100 Kepala Keluarga di Desa Kaimear Pulau Kur Kehabisan Cadangan Air

Bagikan Artikel

 

Tualterkini.com.- Badai El Nino yang tengah melanda kawasan Asia dan Australia mulai membawa dampak buruk. Tak terkecuali, kawasan timur Indonesia yang paling berdampak cuaca ekstrem tersebut. Pemkot Tual diminta waspada bencana kekeringan air dan kebakaran hutan.

Dilaporkan, dampak cuaca El Nino kini dirasakan warga Pulau Tayando-Tam dan Pulau Kur yang nyaris kekeringan air bersih. Di Pulau Kur, kurang lebih 100 dari 125 rumah warga di Desa Kaimear, Kecamatan Pulau-Pulau Kur, Kota Tual kini kehabisan cadangan air.

Kondisi tersebut terjadi sejak Juni 2026 hingga Senin (17/8/2026). Laporan resmi disampaikan Tim Reaksi Cepat TRC BPBD Kota Tual.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan,mmenjelaskan, masyarakat Desa Kaimear selama ini hanya mengandalkan air hujan yang ditampung di bak untuk kebutuhan sehari-hari.

“Karena sampai saat ini hujan belum turun, bak-bak penampung air warga yang menjadi sumber kehidupan utama kini sudah habis atau kering,” ujar Ahmad, Selasa (19/8/2026).

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Selain itu juga meningkatkan kerentanan terhadap gangguan kesehatan dan sanitasi.

Dalam laporan BPBD, dampak kekeringan tidak hanya pada pemenuhan air bersih. Masyarakat juga disebut mengalami trauma berkepanjangan akibat kesulitan air.

Desa Kaimear merupakan salah satu desa di wilayah kepulauan yang rawan kekeringan setiap kali musim kemarau panjang terjadi.

BPBD Kota Tual telah melakukan komunikasi dengan warga setempat untuk memperoleh informasi terkini dan melakukan asesmen di lokasi kejadian.

“Kami mengimbau kepada warga terdampak agar selalu waspada terhadap kondisi yang mengancam keselamatan dan segera melapor jika membutuhkan pertolongan,” kata Ahmad.

Laporan ini telah disampaikan kepada Pusdalops PB BNPB, Pusdalops PB Provinsi Maluku, Wali Kota Tual, Ketua DPRD Kota Tual, Wakil Wali Kota, Pj. Sekda, dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tual untuk langkah penanganan lebih lanjut.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *