Dalam Kebersamaan Umat Beragama, Ribuan Warga Meriahkan Gema Takbiran Di Kota Tual

Bagikan Artikel

 

 

Tualterkini.com.- Pemerintah da Kota Tual melaksanakan pawai obor malam takbiran, Jumat 20 Maret 2026. Star pawai takbiran di depan Masjid Al-Huriyah 45 Tual dan finish di Desa Fiditan berlangsung meriah,aman dan salam suasana kebersamaan antar umat beragama.

Pawai obor dengan berjalan kaki mengelilingi Kota Tual itu digelar untuk menyemarakkan suasana menyongsong Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M sekaligus menegaskan nilai spiritual dan kerukunan antarumat beragama di Kota Tual.

Pawai obor dimulai dari depan Masjid Al Hurriyya 45 Tual jalan Pattimura Desa Tual, Kecamatan Dullah Selatan, dan berakhir di pelataran Masjid Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara.

Diperkirakan sekira 1.000 peserta mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan itu yang terdiri dari unsur tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat umum.

Hadir dalam kegiatan antara lain Wakil Walikota Tual Amir Rumra,  Ketua Anggota DPRD Kota Tual Aisyah Renhoat, Kapolres Tual AKBP Wansi Des Asmoro, S.I.K., Pasi Log Kodim 1503/Tual Lettu Inf. Ambarak Rahadat, para pimpinan OPD, staf khusus Walikota, Pengurus Masjid, imam, dan ta’mir masjid se-Kota Tual. Turut hadir Anggota DPR RI Dapil Maluku F. Alimudin Kolatlena.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, laporan panitia, sambutan wakil walikota, doa, tanda pemukulan beduk dan penyalaan obor, pawai obor menuju Desa Fiditan, dan ditutup dengan gema takbir di pelataran masjid.

Sepanjang rute, para peserta disambut hangat oleh umat lintas agama, termasuk di Gereja Santa Fransiskus Xaverius Tual dan simpang empat Lanal Tual.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Amir Rumra menegaskan bahwa pawai obor ini merupakan bentuk syukur umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Namun, ada yang menarik dari pawai obor tersebut yakni partisipasi umat Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha yang turut serta menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas antarumat beragama di Kota Tual.

“Pawai obor ini tidak hanya meningkatkan nilai spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menjadi perekat sosial antarumat beragama, memperkuat kebersamaan, kerukunan, dan toleransi di Kota Tual,” ujar Amir saat membacakan sambutan,Jumat(20/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman ini berhasil menghadirkan semangat persaudaraan lintas agama, sekaligus menegaskan komitmen warga Kota Tual menjaga harmoni sosial yang menjadi identitas kota.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *