Tualterkini.com.- Meski dalam kondisi pemulihan kesehatan pasca operasi ginjal yang dijalani beberapa waktu lalu. Namun komitmen Walikota Tual, Akhmad Yani Renuat untuk mendorong perkembangan generasi muda terlihat jelas.

Betapa tidak, dengan kondisi tubuh yang masih butuh istirahat, Walikota Yani Renuat melantik pengurus Ikatan Mahasiswa Evav Jakarta–Jawa Barat (IMeJ-Jabar) periode 2026–2027 di Ballroom GIIA Hotel Maluku, Minggu 8 Maret 2026.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama Pemerintah Kota Tual, Forkopimda, dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Hadir dalam acara tersebut Forkopimda Kota Tual, Wakil Wali Kota Tual, Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua MUI Kota Tual, Wakil Uskup Kei Kecil dan Kota Tual, Ketua Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual (diwakili Pendeta), staf khusus wali kota, kepala OPD terkait, sesepuh dan tokoh masyarakat Evav di Jakarta, serta seluruh pengurus dan anggota IMeJ-Jabar periode 2026–2027.
Dalam sambutannya, Walikota Yani Renuat menyampaikan puji syukur atas kesempatan berkumpul dalam rangka pelantikan pengurus IMeJ-Jabar dan buka puasa bersama.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat Evav di perantauan.
Wali Kota menyampaikan selamat kepada pengurus baru dan menegaskan bahwa amanah yang mereka emban bukanlah tanggung jawab ringan.
Organisasi mahasiswa merupakan ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan gagasan, kreativitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat dan daerah asal.
Ia menekankan bahwa mahasiswa Evav harus mampu menjadi agen perubahan, pemersatu masyarakat, dan agen pembangunan.
Di tengah dinamika zaman dan perkembangan teknologi yang pesat, mahasiswa dituntut memiliki wawasan luas, integritas yang kuat, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah, khususnya Kota Tual dan Kepulauan Kei.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya Evav di perantauan, memperkuat solidaritas, dan membangun jaringan sosial serta akademik.
IMeJ-Jabar diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa perantauan dengan pemerintah daerah, sekaligus wadah kolaborasi untuk kemajuan bersama.
Selain itu, ia menekankan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama.
Melalui kegiatan buka puasa bersama, Wali Kota berharap generasi muda Evav dapat memperkuat komitmen menjaga kerukunan, sesuai falsafah masyarakat Kei “Ain Ni Ain – Kita Semua Adalah Satu”.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama. Wali Kota berharap pengurus baru IMeJ-Jabar dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjadi duta yang baik bagi Kota Tual, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.(RF)