
Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra Mewakili Walikota Tual Akhmad Yani Renuat Menerima Penganugerahan Penghargaan UHC Awards 2026
Tualterkini.com.- Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, mewakili Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat secara resmi menerima Penganugerahan Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan nasional tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras Pemerintah Kota Tual dalam memperluas akses layanan kesehatan serta menjamin perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Acara penganugerahan UHC Awards 2026 dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa UHC Awards bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen strategis untuk mendorong perbaikan berkelanjutan sistem kesehatan nasional.
“Penghargaan UHC Awards 2026 diharapkan menjadi katalis percepatan reformasi layanan kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah,” ujarnya.
Pada UHC Awards 2026, Pemerintah Kota Tual berhasil meraih Kategori Madya, dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 98 persen.
Capaian ini menunjukkan konsistensi Pemerintah Kota Tual dalam mendukung implementasi Universal Health Coverage dan memastikan masyarakat terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
Menurut data terbaru, sebanyak 428 pemerintah daerah dari 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia menerima UHC Awards 2026, yang mencerminkan komitmen luas pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya angka statistik semata, tetapi menunjukkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam menjamin hak dasar atas layanan kesehatan.
Penghargaan UHC Awards 2026 diberikan berdasarkan indikator yang ketat, yaitu: Kategori Utama dengan cakupan kepesertaan JKN minimal 99%, tingkat keaktifan peserta minimal 95%, penduduk yang didaftarkan Pemda minimal 18%, berstatus UHC Prioritas, serta pembayaran iuran PBPU Pemda lunas hingga September 2025.
“Kategori Madya dengan cakupan kepesertaan minimal 98%, tingkat keaktifan minimal 85%, atau penduduk yang didaftarkan Pemda minimal 25% dengan tingkat keaktifan minimal 80%; dan Kategori Pratama dengan cakupan kepesertaan minimal 98%, tingkat keaktifan minimal 80%, serta status pembayaran iuran PBPU Pemda lunas hingga September 2025,”sebutnya.

Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Tual, tenaga kesehatan, dan dukungan aktif masyarakat.
“Penghargaan UHC Awards 2026 ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Tual untuk terus meningkatkan cakupan kesehatan universal dan memberikan perlindungan yang lebih baik, adil, dan merata kepada seluruh masyarakat,”ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan landasan untuk terus memperkuat sistem kesehatan daerah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Tual.
Diraihnya Penghargaan UHC Awards 2026 menempatkan Kota Tual sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam pencapaian Universal Health Coverage di Indonesia.
“Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Tual dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya target 3.8 yang bertujuan memastikan seluruh penduduk memperoleh layanan kesehatan esensial,”tutup Wakil Walikota Tual. (RF)