
Salah Satu Rumah Warga Kota Tual Rusak Tertimpa Kubah Masjid. (Foto: BPBD Kota Tual)
Tualterkini.com.- Cuaca ekstrem di Kepulauan Kei mulai terasa. Angin kencang disertai hujan lebat menguyur wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Wilayah Kota Tual merupakan daerah yang sepekan terakhir terkena dampaknya.
Dilaporkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual akibat cuaca ekstrem, Selasa 13 Januari 2026, salah satu rumah warga di Kelurahan Masrum Kota Tual mengalami rusak sedang akibat tertimpa material Kuba Masjid Al Hidaya Wara yang tak jauh dari rumah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual,Ahmad Rahayaan mengatakan atas bencana tersebut pihaknya langsung bergerak turun lapangan memastikan kondisi warga yang tertimpa bencana.
“Kami langsung turun lapangan dan pastikan bencana yang terjadi melimpah Masjid dan warga setempat segera tertangani,” kata Ahmad kepada Tualterkini.com, Selasa (13/1/2026).
Dikatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, tim BPBD Kota Tual melakukan ‘action’ ke lapangan. Dari temuan di lapangan diketahui bencana terjadi akibat, angin kencang mengakibatkan kubah Masjid Al-Hidayah Wara dan rumah warga atas nama Bin Rettob di Kelurahan Masrum Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual.
Terhadap bencana tersebut, BPBD Kota Tual secara resmi menyampaikan laporan kejadian bencana di Kota Tual secara berjenjang kepada Walikota Tual, Wakil Walikota Tual, Penjabat Sekda Kota Tual. Sementara itu, BPBD Kota Tual resmi pula melaporkan kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penangulangan Bencana Nasional di di Jakarta dan Pusdalops PB BPBD Provinsi Maluku di Ambon.
“Kami melakukan laporan secara berjenjang dan Alhamdulillah, dalam bencana tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian yang ditimbulkan kerusakan daun Seng dan pihak BPBD Kota Tual segera melakukan penanganan sesuai SOP, ” tutur Ahmad.
Cuaca ekstrem yang masih berlangsung itu, kata Ahmad maka diimbau warga Kota Tual lebih waspada di lingkungan masing-masing.
“BPBD menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berada dibawah pohon atau disekitar pohon besar maupun bengunan yang di duga tudak kuat saat angin kencang, ” imbaunya. (RF)