Wakil Walikota Tual Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Bagikan Artikel

 

Wakil Walikota Tual Amir Rumra mengingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem. (Foto: istimewa).

 

Tualterkini.com.- Potensi cuaca ekstrem yang dirilis Badan Meterologi dan Klimatologi (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih akan berlangsung beberapa waktu kedepan dengan potensi hujan lebat, angin kencang, disertai tingginya gelombang laut terjadi di wilayah Kota Tual.

Cuaca ekstrem inipun mulai terasa dengan adanya laporan BPBD Kota Tual dengan kejadian pohon rubuh,Jumat 9 Januari 2026 sekira pukul 03. 35 WIT dini hari. Adapun lokasi kejadian di jalan Kristina Marta Tiahahu RT005/RW003 Kelurahan Ketsoblak Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual.

Terhadap peringatan BMKG dan bencana yang telah menimpa warga Kota Tual, maka pemerintah Kota Tual mengimbau agar warga lebih mewaspadai cuaca ekstrem.

“Saya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang sedang terjadi, terutama angin kencang dan gelombang tinggi yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, ” tandas Wakil Walikota Tual, Amir Rumra kepada Tualterkini.com, Jumat (9/1/2026).

Kata Wakil Walikota Tual, potensi cuaca ekstrem, BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih akan berlangsung beberapa waktu kedepan dengan potensi hujan lebat, angin kencang, disertai tingginya gelombang laut terjadi di wilayah Kota Tual.

Penyebab cuaca ekstrem, sambung Wakil Walikota Tual  disebutkan, adanya dinamika atmosfer yang kompleks, Monsun Asia, dan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) serta gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan cuaca ekstrem.

 

Laporan BPBD Kota Tual  kejadian pohon rubuh,Jumat 9 Januari 2026 sekira pukul 03. 35 WIT dini hari menimpa 2 rumah warga Kota Tual. (Foto: istimewa)

 

Sebab itu, tambah Wakil Walikota Tual, pemerintah daerah akan terus memantau  informasi cuaca resmi dari BMKG melalui aplikasi, media sosial, atau siaran televisi.

“Jangan memaksakan diri melaut jika cuaca sedang buruk, dan jaga kebersihan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan untuk mengurangi dampak genangan air.Perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak ikutannya berupa bencana hidrometeorologi, “imbaunya.

Selain itu, mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu berharap warga memperhatikan kondisi sekitar rumah dan lingkungan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem ini, hindari pohon-pohon yang besar, dan hindari angin kencang ketika berkendara roda dua,” ingatnya. (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *