PPNI Kota Tual Gelar Musda dan Rakerda

  Dewan Pengurus Daerah  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Tual Gelar Musda dan Rakerda…

Politisi Senayan, Rokhmin Dahury Sambangi Kota Tual

    Kunker Prof Rokhmin Dahuri Anggota Komisi IV DPR RI Di Kota Tual. (Foto; istimewa).…

Kemenpora RI Gandeng Pemkot Tual Rancang Perwali DOD  

  Penjabat Sekda Kota Tual Buka Kegiatan Sosialisasi Rancangan Peraturan Walikota  Tentang Penyusunan Desain Olahraga Daerah.…

 

Pejabat Kepala Ohoi Tayando Yamru, Ahmad Banyal, Sosok dibalik Penyelesaian Sengketa Tanah Adat Tayando Yamru-Tayando Langgiar. (Foto: AI)

 

Tualterkini.com.- Pejabat  Kepala Ohoi Tayando Yamru Kecamatan Tayando Tam Kota Tual Ahmad Banyal mengungkapkan upaya pihaknya menyelesaikan sengketa tanah adat masyarakat setempat.

Kepada Tualterkini.com, Ahmad menceritakan tahapan penyelesaian konflik masyarakat desa setempat.

“Kami telah berhasil menyelesaikan konflik tanah adat tersebut melibatkan kedua ohoi (desa) yaitu ohoi Tayando Yamru dan ohoi Tayando Langgiar di Ohoi Yamru,” ungkap Ahmad saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (4/11/2025).

Sebelum penyelesaian, kata Ahmad, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pejabat Kepala ohoi Tayando Langgiar terkait lokasi dan tempat penyelesaian konflik tersebut.

“Saat kami koordinasi, Pejabat Kepala Ohoi Langgiar menyempaikan, penyelesaian masalah tersebut di selesaikan di Ohoi Tayando Yamru karena tanah adat yang di persoalankan antara ke dua belah pihak berada di wilayah kekuasaan ohoi Tayando Yamru, ” tuturnya.

Atas hasil kordinasi itu, Ahmad mengaku langsung merespon cepat untuk segera diselasaikan. Upaya penyelesaian konflik sebagai komitmen dirinya selaku calon kepala ohoi Tayando Yamru.

“Saya sebagai pejabat kepala Ohoi Yamru tentu harus merespon masalah masyarakat yang saya pimpin. Ini juga sebagai komitmen saya sebagai Calon Kepala Ohoi Tayando Yamru yang telah dikukuhkan oleh Raja Yarbadang sebagai calon tunggal Kepala ohoi Tayando Yamru menyelesaikan kasus pertama secarah hukum adat yang berlaku, “ungkapnya.

Ahmad menegaskan, sebagai pemangku pemerintahan Ohoi dan pemangku adat secara moril akan bertanggungjawab atas nasib masyarakat dan permasalahan yang dirasakan masyarakat.

” Saya selaku pemimpin tentu punya tanggung moril untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada di ohoi, bukan saja persoalan sengketa tanah adat, tetapi ada persoalan-persoalan lain juga saya siap untuk selalu melakukan mediasi penyelesaian secara adat, “pungkasnya.(RF)

Bhayangkari Yon B Pelopor Amahai Juara 2 Lomba Volly

  Penampilan Bhayangkari Yon B Pelopor Amahai Kabupaten Maluku Tengah Saat Hadir Mengikuti Lomba Bola Volly…

Tim Satgas Pangan Kota Tual Gelar Survei HET Beras

  Tim Satgas Pangan Kota Tual mengecek harga beras di pedagang/pengecer.(foto: istimewa)   Tualterkini.com.- Guna memastikan…

Personil Brimob di Tual Ikut Program Sholat Subuh Berjamaah

  Sholat Berjamaah Personil Batalyon C dan Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku.…

Ketua Tim PKK Provinsi Apresiasi PKK Kota Tual 

   Ketua Tim PKK Provinsi Maluku Maya Baby Rampen Lewerissa serta Ketua TP PKK Kota Tual,Sany…

Golkar Tual Usung Boy Sangadji Nakhodai Golkar Maluku

Foto Bersama Firman Mahmud (kiri) dan Rohalim Boy Sangadji (Kanan) Saat Mengikuti Salah Satu Kegiatan HIPMI.…

Pemkot Tual Gandeng KNPI dan OKP Cipayung Plus Peringati Sumpah Pemuda

Pemerintah Kota Tual menggandeng organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025.(foto: istimewa)  …