Pemkot Tual Gelar Khatam Al-Qur’an ASN Tahun 2025

Bagikan Artikel

 

Pemkot Tual Gelar Khatam Al-Qur’an ASN Kedua Tahun 2025.(foto: istimewa)

 

Tualterkini.com.- Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual menjadikan Tual sebagai Kota Religius, Pemerintah Kota Tual kembali menggelar Khatam Al-Qur’an Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ke-2 Tahun 2025, bertempat di Gedung LPTQ Kota Tual, Jumat 26 Desember 2025.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat, Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, Ketua DPRD Kota Tual Aisyah Renhoat bersama Anggota DPRD Kota Tual, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual Ridwan H Reanwarin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Forkopimda Kota Tual, Staf Khusus Wali Kota Tual, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual Iksan Rumaf, para imam se-Kota Tual, tenaga pengajar Al-Qur’an, majelis taklim, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tual.

Sebanyak 101 ASN mengikuti khataman Al-Qur’an yang terdiri dari 32 peserta laki-laki dan 69 peserta perempuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penuntasan buta aksara Al-Qur’an bagi ASN Pemerintah Kota Tual sebagai langkah strategis pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintahan. Wali Kota Tual  Akhmad Yani Renuat secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar spiritual yang terencana untuk membangun karakter ASN dan masyarakat Kota Tual.

Wali Kota menyampaikan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup dan sumber nilai dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Hal tersebut sejalan dengan Surah Al-Isra ayat 9 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus, sebagai arah moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa nilai kepemimpinan dan amanah dalam pemerintahan juga tersirat dalam Surah Al-Kahfi ayat 84, yang mengajarkan bahwa ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kedudukan kepada seseorang, maka Allah pula yang menyediakan segala jalan, sebab, dan kemudahan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Ayat ini menegaskan bahwa amanah dan jabatan bukan semata hasil kemampuan manusia, melainkan keputusan Ilahi. Oleh karena itu, ketika Allah telah menetapkan suatu amanah, Dia akan menggiring hamba-Nya, membuka jalan, dan memberikan pertolongan agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, “ungkap Walikota.

Dalam konteks pemerintahan, Wali Kota menekankan bahwa setiap jabatan dan tanggung jawab ASN harus disadari sebagai amanah dari Allah yang kelak dipertanggungjawabkan, sehingga menuntut kejujuran, kesungguhan, dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan peran manusia sebagai khalifah di bumi sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 30, bahwa manusia diamanahkan tanggung jawab untuk mengelola kehidupan dengan penuh kebijaksanaan dan nilai ketuhanan.

“Amanah tersebut menuntut setiap aparatur pemerintahan untuk menjaga keadilan, kejujuran, serta kemaslahatan umat dalam setiap kebijakan dan tindakan, ” paparnya.

Selanjutnya, Surah Al-Baqarah ayat 83 menegaskan pentingnya membangun kehidupan sosial yang berlandaskan tauhid dan akhlak mulia, dengan menyembah Allah semata, berbuat baik kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, dan orang miskin, berkata yang baik kepada sesama manusia, serta menegakkan salat dan menunaikan zakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi moral dalam membangun pelayanan publik yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Kahfi ayat 84 serta Surah Al-Baqarah ayat 30 dan 83, Pemerintah Kota Tual berkomitmen membangun birokrasi yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga kokoh secara spiritual dan etika, sebagai landasan utama mewujudkan Kota Tual yang religius dan berkarakter.

Walikota Tual mengapresiasi kepada seluruh ASN peserta khatam Al-Qur’an serta para guru mengaji yang telah membimbing dengan penuh kesabaran hingga terselenggaranya khataman kedua ini. Ia menegaskan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengabdian sebagai ASN.

“Kegiatan Khatam Al-Qur’an ASN ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Tual dalam mewujudkan masyarakat yang religius, beradab, dan berkarakter, sejalan dengan visi pembangunan Kota Tual serta arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,”tutupnya.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *