Legislator Rokhmin Dahuri Kunjungi Calon Lokasi Kampung Nelayan di Tayando Tam

Bagikan Artikel

 

Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahury melakukan kunjungan kerja di wilayah Kota Tual untuk mensurvei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Tayando-Tam. (Foto: istimewa)

 

Tualterkini.com.- Guna memastikan program Kampung Nelayan Merah Putih tersebar di seluruh pelosok tanah air maka Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahury melakukan kunjungan kerja di wilayah Kota Tual untuk mensurvei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Tayando-Tam Kota Tual.

Prof Rokhmin (sapaan akrab) melakuka Kunjungan Ke Pulau Tayando-Tam melakukan survey  di Kecamatan Tayando Tam Kota Tual, 06 November 2025.

Lokasi yang dipilih adalah pada bagian selatan pulau karena agar dapat membantu pemerataan penduduk yang saat ini berjumlah sekitar 2.000 jiwa yang menumpuk di bagian tengah pulau.

Dalam kunjungannya Prof Rokhmin didampingi Wakil Walikota Tual Amir Rumra, Pihak PPN Dumar Kota Tual beserta jajaran PSDKP.

“Seratus persen mata pencaharian masyarakat pulau Tayando-Tam adalah sebagai nelayan tradisional. sehubungan tidak memiliki teknologi pada aspek huku dan hilir, maka nelayan hanya dapat menangkap sedikit ikan,”ungkap Wakil Walikota Tual, Amir Rumra di sela-sela kunjungan ke Kecamatan Tayando Tam.

Wakil Walikota berharap, hmdengan kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Tayando-Tam, masyarakat dapat meningkatkan tangkapannya dengan menggunakan alat tangkap modern di kapal yang lebih besar dan menyimpan hasil tangkapan secara berkualitas dan banyak dengan menggunakan cold storage.

Wakil Walikota menegaskan komitmen pemerintah Kota Tual menyukseskan program nasional antara lain kampung nelayan merah putih dan juga mengusahakan pendirian koperasi merah putih.

Prof Rokhmin saat meninjau calon lokasi kampung nelayan sangat mengapresiasi langkah ini terutama sangat sejalan dengan harapan Komisi IV DPR RI, bahwa indikator kinerja utama KKP adalah bukan hanya meningkatkan sarana produksi,

“Kita harus memikirkan untuk menjaga keberlanjutan stok ikan dialam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui peningkatan produktivitas pendapatan,” tutupnya. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *