
Tim Satgas Pangan Kota Tual mengecek harga beras di pedagang/pengecer.(foto: istimewa)
Tualterkini.com.- Guna memastikan tidak terjadi permainan harga beras oleh pedagang di Kota Tual maka tim Satgas Pangan Kota Tual melakukan survei di sejumlah pedagang di Kota Tual, Provinsi Maluku, Jumat 31 Oktober 2025.
Beras yang dipasok dari dari Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan yang tiba di Pelabuhan Yos Soedarso Tual,Selasa 16 Oktober 2015.
Seperti diberitakan sebelumnya, kedatangan beras dari Pulau Sulawesi itu terdiri dari beras merk Mawar Merah berisikan 17 kilogram sebanyak 25 ton, Beras Kelinci kemasan 40 kg sebanyak 25 ton sehingga total beras yang diterima sebanyak 50 ton. Kedatangan 50 ton beras yang diterima merupakan beras dari Badan Pangan Nasional Republik Indonesia (Bapanas RI) yang dialokasikan bagi Kota Tual.
Survei dilaksanakan mengingat adanya pasokan beras dari Maros, Sulawesi Selatan berjumlah 50 ton yang didistribusikan kepada pada pedagang untuk dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sekretaris Ketahanan Pangan Katapang Kota Tual Dominggus Kastanya dikonfirmasi membenarkan ada kedatangan 25 Ton Beras Fasilitasi Distribusi Pangan dari Badan Pangan Nasional.
“Untuk memastikan harga beras di pasar tidak mengalami kenaikan harga sesuai Harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah maka Satgas yang terdiri dari instansi terkait pemerintah Kota Tual dan Polres Kota Tual serta Perum Bulog melakukan survei harga pasar di beberapa kios dan toko di Pasar Maren Tual,”papar Kastanya kepada Tualterkini.com, Jumat (31/10/2025).
Survei dipimpin oleh Asisten II Setda Kota Tual, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kota Tual, Wakapolres Tual, Dansat Brimob Tual, Kabulog Tual dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malra.
“Dalam sidak yang dilakukan tidak ditemukan kenaikan harga beras oleh pedagang baik beras premium maupun beras medium, semua sdh sesuai HET yang berlaku, “bebernya.
Kedatangan 25 ton beras FDP dari Kabupaten Maros Sulawesi Selatan yang difasilitasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Beras FDP ini merupakan pengiriman terakhir dari total 100 ton yang dialokasikan untuk Kota Tual setelah 75 ton sudah realisasi pengiriman. (RF).