
Walikota Tual Akhmad Yani Renuat didampingi membuka secara resmi membuka Musrenbang RKPD 2026. (Foto: istimewa)
Tualterkini.com.- Walikota Tual Akhmad Yani Renuat didampingi Wakil Walikota Tual Amir Rumra membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kota Tual tahun 2025 yang berlangsung di aula Kantor Walikota Tial, Sabtu 17 Mei 2025.
Hadir dalam Musrenbang antara Penjabat Sekertaris Daerah Kota Tual Fahri Rahayaan, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia, Kepala Bappeda Provinsi Maluku, pompinan dan anggota DPRD Kota Tual, para organisasi perangkat daerah OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda se-kota Tual.
Walikota menjelaskan pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan Kota Tual, dilakukan dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan daerah Kota Tual tahun 2026 dengan tema ‘Penguatan Fondasi Transformasi Sektor Strategis Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
“Proses Musrenbang tahunan terselenggara mulai dari Musrenbang desa/kelurahan, musrenbang kecamatan, konsultasi publik, forum gabungan OPD sampai dengan Musrenbang tingkat kota yang kita hadiri saat ini, memiliki peran strategis dalam penyusunan rencana kerja pemerintah Kota Tual, ” ujar Walikota Tual saat sambutan, Sabtu (17/5/2025).
Kata Walikota, rangkaian Musrenbang berfungsi untuk menyelaraskan rancangan RKPD dengan usulan dari masyarakat melalui setiap tahapan Musrenbang. Dimana didalamnya terjadi proses negosiasi, rekonsiliasi dan harmonisasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan non pemerintah sekaligus untuk mencapai konsensus bersama mengenai prioritas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Selanjutnya kata Walikota, didasari oleh pentingnya kegiatan Musrenbang ini, sudah selayaknya seluruh pemangku kepentingan di Kota Tual untuk memberi perhatian serius dan optimal terhadap rangkaian proses ini, serta terlibat secara aktif agar tujuan untuk menjadikan Musrenbang sebagai instrumen penting dalam perencanaan dan penganggaran pertisipatif dapat diwujudkan.
“Capaian pembangunan Kota Tual mengalami fluktuasi karena terfokus proses penyelenggaraan pemilihan Presiden, legislatif dan Pilkada sepanjang tahun 2024, namun syukur Alhamdulillah beberapa mengalami kemajuan signifikan,” akuinya.
Kesempatan itu pula, orang nomor satu si Kota Tual itu pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mempercayakan penyelenggaraan pembangunan Kota Tual dibawah kepemimpinan dirinya dan Wakil Walikota Tual, Amir Rumra.
“Tahun ini adalah tahun pertama pemerintahan kami dan hari ini adalah tahun perencanaan pertama kami sebagai kepala daerah. Visi kami adalah untuk mewujudkan Kota Tual sebagai Kota maritim yang maju, aman religius, berdaya saing, sejahtera dan berrkelanjutan dengan 5 Misi dan 19 program prioritas, ” pungkasnya. (RF)