Pemkot Tual klarifikasi Soal ‘Jari Sarangheo’ Penjabat Walikota

Bagikan Artikel

 

   Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tual, Moksen Ohoiyuf

 

Tualterkini.com.- Belakangan ini marak berseliweran foto dan pemberitaan di media massa tentang Penjabat Walikota Tual, Affandy Hasanusi yang menunjukan pose foto dengan ‘jari Sarangheo’.

Munculnya foto tersebut dipolitisir sebagai bentuk dukungan bagi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota tertentu pada Pilkada Tual 2024.

Menanggapi hal itu, pemerintah Kota Tual melalui Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tual, Moksen Ohoiyuf angkat bicara.

Melalui rilis yang diterima Tualterkini.com, Pemerintah Kota Tual menjelaskan terkait beredarnya simbol jari Sarangheo yang ditunjukkan
oleh Penjabat Walikota Tual, terjadi saat acara pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah
Kota Tual, Fahry Rahayaan
pada Jumat, 27 September 2024 bertempat di ruang Aula Balai Kota
Tual.

“Memang benar bahwa simbol jari Sarangheo atau lebih dimaknai sebagai ungkapan hati yang damai, menjadi salah satu pose yang dilarang bagi ASN jelang Pemilu 2024. Namun, kami menegaskan
bahwa simbol tersebut sama sekali tidak memiliki makna politis atau dukungan
terhadap salah satu pasangan calon walikota, ” tandas Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tual, Moksen Ohoiyuf, Kamis (17/10/2024).

Moksen menegaskan,
simbol jari hati yang dimaksud
merupakan gestur universal yang sering digunakan sebagai tanda cinta, kasih
sayang, dan persatuan.

“Perlu kami tegaskan bahwa pose jari Sarangheo tidak sengaja dibuat Penjabat
Walikota Tual. Kondisi itu semata-mata merupakan ekspresi pribadi usai melantik
Penjabat Sekretaris Daerah,” tegasnya menepis pemberitaan yang beredar.

Moksen mengimbau kepada masyarakat maupun awak media untuk tidak
menyalahgunakan gambar atau foto Penjabat Walikota maupun ASN lain dengan
mengambil potongan foto untuk kepentingan politis.

“Penjabat Walikota Tual senantiasa menjunjung tinggi netralitas dalam
penyelenggaraan Pilkada dan berkomitmen untuk menciptakan suasana yang
kondusif bagi seluruh peserta, “tutup kabag jebolan STPDN itu. (JRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *