Tualterkini.com.- Rasa kagum terpancar dari wajah siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi SRT 74 Tual saat pertama kali menginjakkan kaki di KRI Kapak-625. Kapal perang TNI Angkatan Laut itu sedang sandar di Dermaga R.E. Martadinata Lanal Tual, Rabu 4 Juni 2026.
Bagi sebagian besar siswa, ini pengalaman pertama melihat langsung kapal perang. Kunjungan edukatif itu membuka wawasan mereka tentang dunia kemaritiman, pertahanan negara, dan profesi prajurit TNI AL.

Perwira Divisi Mesin Penggerak Kapal Padiv MPK KRI Kapak-625 Lettu Laut T Muhammad Khalil Fikri mengaku senang melihat antusiasme siswa.
“Kami sangat mendukung sekolah SD, SMP, SMA berkunjung ke kapal perang. Tidak semua sekolah punya kesempatan ini. Di sini mereka lihat langsung kehidupan di kapal, tugas prajurit, dan peran TNI AL jaga kedaulatan negara,” ujar Fikri.
Ia menjelaskan bertugas di bagian mesin penggerak kapal. Menurutnya, pengenalan profesi di TNI AL bisa jadi inspirasi siswa menentukan cita-cita. Selama KRI Kapak-625 sandar di Tual, kunjungan edukasi untuk sekolah dan masyarakat tetap terbuka sesuai prosedur.
Pasintel Lanal Tual Mayor Laut P Ali Siwasiwan, S.Sos. mewakili Danlanal Tual Kolonel Laut P Andik Putro Wibowo, S.Sos., Ctmp., Chrmp., M.A.P. menyampaikan apresiasi kepada Sekolah Rakyat.
“Lanal Tual dukung penuh, mulai penjemputan pakai kendaraan dinas sampai antar kembali siswa selesai kegiatan. Kami harap kegiatan ini tumbuhkan semangat nasionalisme dan kebanggaan sebagai bangsa maritim,” kata Ali.

Kepala SRT 74 Tual Haerul mengatakan kunjungan itu bagian program wisata edukasi untuk perluas wawasan siswa. Selama ini siswa hanya kenal kapal penumpang atau feri.
“Tujuan kami kenalkan tugas fungsi kapal perang agar wawasan kemaritiman dan pertahanan mereka lebih luas. Ini juga bantu siswa kenal pilihan profesi yang belum pernah mereka bayangkan,” ujarnya.
Haerul berharap kedisiplinan prajurit TNI AL jadi inspirasi siswa asrama dari keluarga kurang mampu. “Kami ingin anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, semangat kebangsaan. Setelah pulang mereka tulis pengalaman yang didapat,” jelasnya.
Kolaborasi Lanal Tual dan SRT 74 Tual membuktikan pendidikan tidak hanya di kelas. Pengalaman paling berkesan justru saat anak-anak lihat langsung dunia yang selama ini hanya dibaca di buku. (RF)