Tualterkini.com.- Musyawarah Daerah IV DPD Partai Golkar Kota Tual resmi dibuka di Pandopo Yarler, Kota Tual, Sabtu 25 April 2026.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Umar Lessy dalam sambutannya menyoroti tren penurunan kursi Golkar di DPRD Kota Tual dan menyerukan kebangkitan kader.

“Perjalanan politik kita di Kota Tual menunjukkan tren yang menurun. Dari 5 kursi pada 2014, menjadi 2 kursi pada 2019, dan kini tersisa 1 kursi pada 2024. Ini bukan sekadar angka. Ini adalah pesan bahwa kepercayaan rakyat kepada kita sedang tergerus,” tegas Lessy dihadapan kader Golkar Kota Tual, Sabtu (25/4/2026).
Lessy menyebut dunia sedang bergejolak akibat ketegangan geopolitik dan disrupsi rantai pasok global.
Ia menegaskan Golkar di bawah Ketua Umum Bahlil Lahadalia berada di garis depan menjaga ketahanan energi nasional lewat diplomasi aktif.
Untuk Maluku, Ia mencatat pertumbuhan ekonomi belum berbanding lurus dengan penurunan kemiskinan. Infrastruktur kepulauan masih terbatas, akses pendidikan dan kesehatan belum merata.
Lessy menyebutkan produksi perikanan besar, geliat budidaya rumput laut, dan potensi wisata pesisir sebagai kekuatan. Namun tantangan masih ada: pertumbuhan ekonomi belum inklusif, pengangguran perlu ditekan, serta layanan dasar harus ditingkatkan.
“Di Tayando dan sekitarnya masih ada desa dan dusun yang belum teraliri listrik 24 jam. Ini menjadi perhatian serius dan akan kita dorong bersama agar segera terealisasi,” ujarnya.
Serukan Kerja Nyata dan Jaga Nilai Maren.
Selain itu, Lessy yang merupakan orang dekat Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia itu menegaskan kebangkitan adalah keniscayaan.
“Kita harus kembali ke akar: bekerja nyata, hadir di tengah rakyat, mendengar, merasakan, dan memperjuangkan. Kita tidak boleh larut dalam nostalgia kemenangan masa lalu,” katanya.
Ia mengingatkan kader agar berpegang pada falsafah Maren Kota Tual, yaitu semangat gotong royong, persatuan, musyawarah, dan mufakat. “Dalam semangat Ain ni Ain, kita diingatkan bahwa kita semua bersaudara. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk bersatu,” ucapnya.
Pada Musda IV ini, Taufik Hamud berstatus calon tunggal Ketua DPD Golkar Kota Tual periode 2026-2030. Taufik saat ini masih menjabat ketua periode 2021-2026.
Musd dihadiri Walikota Tual H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., Forkopimda Kota Tual, pimpinan partai politik se-Kota Tual, pimpinan organisasi sayap Golkar, serta seluruh kader dan peserta Musda. (RF)