Tualterkini.com.- Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Kota Tual menggelar Musyawarah Daerah ke-IV di Pandopo Yarler Kota Tual, Sabtu 25 April 2026.
Musda IV dibuka langsung oleh Walikota Tual Akhmad Yani Renuat, S.Sos., Turut hadir Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku Umar Ali Lessy dan Pengurus DPD Golkar Provinsi Maluku, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tual Periode 2021-2026 Taufik Hamud, pimpinan partai politik se-Kota Tual, Forkopimda Kota Tual, pimpinan organisasi sayap Partai Golkar, serta seluruh kader dan peserta Musda.

Walikota Tual Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda sebagai forum tertinggi partai di tingkat daerah. “Dari sinilah lahir kepemimpinan baru, program kerja lima tahunan, dan arah perjuangan partai ke depan,” ujar Akhmad Yani Renuat.
Walikota menyebut Golkar sebagai partai besar yang punya sejarah panjang membangun daerah. “Di Kota Tual, kontribusi Golkar terasa nyata. Kader-kader terbaik Golkar duduk di legislatif, ikut merumuskan kebijakan, mengawal anggaran, dan menyuarakan aspirasi rakyat Bumi Maren,” katanya.
Pada Musda IV ini, Taufik Hamud berstatus sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kota Tual periode 2026-2030. Taufik saat ini masih menjabat Ketua DPD Golkar Tual periode 2021-2026.
“Kepada Saudara Taufik Hamud yang saat ini menjadi calon tunggal, saya ucapkan selamat. Ini bentuk kepercayaan kader. Tentu kepercayaan itu harus dijawab dengan kerja nyata, merangkul semua, dan menjaga Golkar tetap solid,” tegas Walikota.
Menghadapi Pemilu 2029, Akhmad Yani Renuat menitipkan tiga pesan lewat Musda. Pertama, jaga kondusifitas. Kedua, lahirkan program yang pro-rakyat. Ketiga, bina kader muda untuk regenerasi partai.
“Pemerintah daerah butuh mitra. Kami di eksekutif tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh DPRD yang kritis tapi solutif. Butuh partai politik yang mendidik rakyat, bukan memecah belah,” ucapnya.
Walikota menegaskan komitmen Pemkot Tual menjaga hubungan baik dengan semua partai politik. “Kami netral, tapi kami tidak anti-partai. Silakan berkompetisi secara sehat, adu gagasan, adu kerja,” pungkasnya(RF)