Tualterkini.com.- Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Masjid Agung Al-Huriyah 45 Tual, Senin malam 09/03/2026.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberi kesempatan untuk bersama-sama memperingati malam turunnya Al-Qur’an dalam suasana penuh keimanan di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk terus meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Amir Rumra menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna penting bagi umat Islam. Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya sekadar kitab suci yang dibaca, tetapi juga menjadi hudan lin-nas atau petunjuk bagi manusia sekaligus rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam.
Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Tual mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Menuju Masyarakat Kota Tual yang Maryadat (Maju, Aman, Religius, Berbudaya, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berkelanjutan)”. Tema tersebut, kata Amir Rumra, mengingatkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus diaktualisasikan dalam kehidupan nyata, bukan sekadar menjadi bacaan atau simbol semata.
Ia menjelaskan bahwa visi Maryadat merupakan cita-cita bersama masyarakat Kota Tual yang membutuhkan fondasi spiritual yang kuat. Dalam hal ini, Al-Qur’an menjadi sumber nilai dan inspirasi dalam membangun masyarakat yang maju serta memiliki daya saing.
Menurutnya, semangat kemajuan dan daya saing juga diajarkan dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui pesan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum jika mereka tidak berusaha mengubahnya sendiri. Karena itu, masyarakat didorong untuk terus belajar, berinovasi, dan bekerja keras dalam membangun daerah.
Selain itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan religius. Nilai keadilan, persaudaraan, serta toleransi harus terus dijaga agar keberagaman di Kota Tual menjadi kekuatan sosial yang membawa kedamaian.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Menurutnya, budaya Tual yang luhur perlu terus dilestarikan selama tidak bertentangan dengan prinsip akidah, sehingga tradisi lokal dapat berjalan seiring dengan ajaran agama.
Dalam aspek pembangunan, Amir Rumra menambahkan bahwa Al-Qur’an juga mengajarkan keseimbangan dan larangan merusak bumi. Prinsip tersebut menjadi dasar penting bagi pembangunan yang berkelanjutan, agar kesejahteraan yang dicapai saat ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota Tual mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai titik tolak untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, dengan cara membaca, memahami maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kebersamaan antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, nilai-nilai luhur Al-Qur’an dapat kita aktualisasikan dalam kehidupan keluarga, lingkungan kerja, dan kehidupan sosial, sehingga cita-cita mewujudkan Kota Tual yang Maryadat dapat semakin mendekati kenyataan,” ujarnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dihadiri unsur pimpinan DPRD Kota Tual, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual, tokoh agama, imam masjid, majelis taklim, remaja masjid, serta Satgas Amaliyah Ramadhan.(RF)