Wakil Wali Kota Tual Buka Gerakan Pangan Murah Harga Terjangkau bagi Warga

Bagikan Artikel

 

 

 

Tualterkini.com.- Pemerintah Kota Tual melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama selama bulan Ramadan.

Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, di Ohoi Fiditan, Kecamatan Dullah Utara. Pada Jumat 06/03/2026

Selain pemerintah daerah dan TPID, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah mitra strategis, antara lain Perum Bulog, BUMN, BUMD, serta Bank Maluku Malut, yang berkontribusi dalam penyediaan komoditas pangan.

Dalam sambutannya, Amir Rumra menjelaskan bahwa program pasar murah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi.

“Dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, pemerintah tetap berupaya menghadirkan inovasi melalui kerja sama TPID bersama berbagai pihak, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, inflasi year-on-year tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 7,97 persen dengan IHK 113,29, Inflasi pada Januari dan Februari 2026 sempat terdorong naik akibat tidak adanya subsidi listrik, yang memengaruhi biaya rumah tangga, terutama kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang melonjak hingga 13,28 persen.

 

 

“Alhamdulillah, di bulan Maret ini inflasi berhasil turun menjadi 6,77 persen. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga agar tidak terjadi kenaikan sepihak oleh pelaku usaha,” ujarnya.

Amir Rumra menekankan bahwa pasar murah ini juga membantu masyarakat mengurangi biaya transportasi untuk membeli kebutuhan pokok, khususnya bagi warga Kecamatan Dullah Utara.

Beberapa kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, antara lain:

Beras 5 kg: Rp75.000 → Rp60.000 (hemat Rp15.000)

• Gula 1 kg: Rp18.000 → Rp14.000 (hemat Rp4.000)

• Minyak goreng 1 liter: Rp17.000 → Rp13.000 (hemat Rp4.000)

• Telur 1 rak: Rp75.000 → Rp60.000 (hemat Rp15.000)

Wakil Wali Kota meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan, yang tergabung dalam TPID, agar terus memantau harga di pasar dan rutin melakukan operasi pasar. Hal ini untuk mencegah pengusaha menaikkan harga secara sepihak, terutama di tengah kondisi geopolitik global yang memengaruhi harga pangan dan minyak.

Lebih lanjut, pemerintah berencana melanjutkan program serupa bulan depan di tiga kecamatan wilayah kepulauan. Koordinasi lintas sektoral dengan TNI, Polri, Pelni, Syahbandar, serta Dinas Perhubungan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat, termasuk warga yang kembali ke Ohoi Finua, wilayah Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara.

“Koordinasi lintas sektor ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal, sehingga arus mudik dan arus balik berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Amir Rumra.

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan.(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *