Wakil Walikota Tual Amir Rumra memimpin Pertemuan Bersama Warga Pulau Kur Bersama Penyelenggara Pelabuhan di Kota Tual. (Foto: istimewa).
Tualterkini.com.- Pemerintah Kota Tual memfasilitasi pertemuan bersama Warga Pulau Kur bersama Penyelenggara Kepelabuhanan. Pertemuan dimaksud dalam rangka membahas penambahan rute pelayaran untuk melayani warga Pulau-Pulau di Kecamatan Pulau-Pulau Kur dan Kecamatan Kur Selatan.
Hadir dari otoritas penyelenggara Kepelabuhanan yaitu UPP Kelas II Tual dan ASDP Cabang Tual. Pemkot Tual mengusulkan peningkatan konektivitas transportasi di wilayah terluar kepada Dirjen Perhubungan Laut.
Wakil Walikota Tual Amir Rumra, mewakili Walikota Tual Akhmad Yani Renuat, didampingi Penjabat Sekda Kota Tual Ridwan H Renwarin, dan perwakilan UPP Kelas II Tual Fandy Bessie, Manager ASDP Cabang Tual Hariyono, Kepala Dinas Perhubungan Jamal Rahareng, Kepala Dinas Pariwisata Lajania Madamar, Camat Pulau-Pulau Kur dan Camat Kur Selatan, Pejabat finua, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di ruangan kerja Wakil Walikota Tual, Selasa 20 Januari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang penambahan rute lintasan trayek kapal penyeberangan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan barang di kecamatan pulau-pulau Kur dan Kur Selatan.
Selain itu, pertemuan itu bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.
Hadir dalam Pertemuan Perwakilan ASDP Cabang Tual dan UPP Klas II Tual (Foto: istimewa)
Saat pertemuan itu, Otoritas kepelabuhanan Kota Tual menjelaskan bahwa sudah ada Surat Keputusan (SK) untuk rute tahun 2025 sehingga untuk melakukan perubahan atau penambahan rute kapal ke Pulau-Pulau Kur dan diperlukan bukti penyesuaian dan surat pernyataan untuk revisi rute perjalanan. Memastikan bahwa perubahan rute sesuai dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat.
Mereka mengusulkan pihak terkait mengajukan permohonan revisi rute dengan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, sehingga proses revisi dapat dilakukan dengan lancar
Pihak Dirjen Perhubungan Laut mengakomodasi sementara permintaan masyarakat dan pihak terkait untuk menyesuaikan rute kapal laut, sehingga kapal dapat kembali beroperasi seperti biasa. Ini dilakukan untuk menyelesaikan insiden dan memenuhi kebutuhan masyarakat di pulau-pulau
Dengan penyesuaian ini, diharapkan pelayanan transportasi laut dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pihak Dirjen Perhubungan Laut akan terus memantau situasi dan melakukan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Syahbandar Pelabuhan meminta pendampingan pengamanan di atas kapal saat berlayar ke pulau-pulau untuk memastikan keselamatan dan keamanan penumpang serta awak kapal, Ini sebagai langkah antisipasi dan respons terhadap potensi gangguan keamanan di laut.
Dengan adanya pengamanan tambahan, diharapkan perjalanan kapal dapat berjalan lancar dan aman, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut. Pihak terkait akan bekerja sama untuk memastikan keselamatan di laut.
Sementara itu Wakil Walikota Tual Amir Rumra memerintahkan semua pejabat Finua (Penjabat Kepala Desa) kembali ke Finua (Desa) masing-masing untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat memberikan pemahaman agar menjaga keamanan dan ketertiban saat Kapal singgahi pelabuhan Pulau Kur, hasil pertemuan dengan masyarakat segera dilaporkan kepada Wakil Walikota Tual, agar balik dari Jakarta langsung turun tatap muka dengan masyarakat.
Wakil Walikota Tual menegaskan pemerintah daerah dan para pihak akan turun di kecamatan Pulau-pulau Kur dan Kecamatan Kur Selatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sumpah adat, agar ke depan kejadian yang serupa terulang kembali maka pemerintah daerah serahkan kepada pihak kepolisian.
Ia minta kepada ASDP menambah rute perjalanan KM Fery untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran Idul Fitri. Demi meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan memastikan kelancaran transportasi laut.
“ASDP diharapkan dapat mengakomodasi permintaan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman. Dengan penambahan rute, diharapkan dapat mengurangi kepadatan di pelabuhan dan memperlancar perjalanan mudik, “pintahnya.(RF)