Pemkot Tual Launching ‘Pelangi Desaku’ Sebagai Proyek PKA Angkatan XVII

Bagikan Artikel

Staf Ahli Walikota Tual Gufroni Rahanyamtel melaunching proyek Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVII  Tahun 2025. (foto; istimewa)

 

Tualterkini.com.- Staf Ahli Walikota Tual Gufroni Rahanyamtel mewakili Walikota Tual, Akhmad Yani Renuat  melaunching proyek  dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Kota Tual yang ikut dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVII  Tahun 2025 yang berlamgsung di Aula Balaikota Tual, Selasa 9 Desember 2025.

Launching tersebut  merupakan proyek dari salah satu ASN lingkup pemerintah Kota Tual yang ikut dalam PKA Angkatan XVII  Tahun 2025 pada Balai Diklat Pembinaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku.  Hadir dalam kegiatan itu, para pimpinan organisasi perangkat daerah dan staf lingkungan pemerintah Kota Tual, perwakilan OKP/Ormas, DPD KNPI Kota Tual, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tual.

Walikota Tual dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Walikota Tual Gufroni Rahanyamtel  mengatakan peluncuran proyek perubahan pemerintah Kota Tual tahun 2025 merupaka karya inovasi dari ASN bagi pelayan publik yang lebih baik di lingkup Pemkot Tual.

“Terkait pelaksanaan kegiatan ini, saya selaku kepala daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan kepada bapak dan ibu atas karya dan inovasi yang lahir lewat proyek perubahan yang sudah barang tentu akan membawa pengaruh dan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan yang optimal kepada masyarakat di Kota Tual,” puji Walikota dalam sambutan tertulis dibacakan di Balaikota Tual, Selasa (10/12/2025).

Kata Walikota, tentu proyek perubahan ini juga diharapkan menjadi motor penggerak percepatan, perwujudan Tual sebagai kota yang maju, aman religius, berbudaya, bardaya saing dan berkelanjutan sesuai visi-misi pemerintah Kota Tual.

“Saya berharap, proyek perubahan ini dapat diimplementasikan dan terus berjalan sehingga apa yang sama-sama kita harapkan bisa terealisasi tentu untuk perkembangan tata kelola dan penyelenggaraan pemerintah,” harapnya.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVII Tahun 2025, Muhammad Kurnia, melaunching proyek PKA Angkatan XVII Tahun 2025 denga tema ‘Pelangi Desaku’ atau Pelayanan Administrasi Kependudukan Terintegrasi Dengan Desa Dan Kelurahan.

Kurnia mengungkapkan, proyek ‘Pelangi Desaku’, lahir dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih dekat, lebih responsif dan inklusif bagi seluruh warga.

“Dengan terintegrasinya layanan antara desa, kelurahan, dan dinas terkait, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh atau menunggu terlalu lama. Semua proses dapat dilakukan lebih efisien, akurat, dan transparan,” tandas Kurnia.

Ia menyebutkan, inovasi tersebut bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan perubahan cara kerja, perubahan budaya, dan perubahan pelayanan menuju pelayanan publik yang semakin modern dan humanis.

Menurutnya, dengan launching ‘Pelangi Desaku’ menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan publik, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kelurahan, dan perangkat daerah.

“Mari kita jadikan  Pelangi Desaku, sebagai cahaya perubahan bagi pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih membahagiakan bagi seluruh warga Kota Tual,” harapnya. (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *