Dijatahi Kemenpora, Pemkot Tual Gelar Festival Olahraga Pendidikan 2025

Bagikan Artikel

 

 

 Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tual Andreas Rafra saat menyampaikan laporan panitia FOP Kota Tual 2025.(foto: istimewa)

 

Tualterkini.com.- Masyarakat dan pemerintah Kota Tual patut berbangga. Pasalnya, dari sekian daerah di Indonesia, Kota Tual menjadi salah satu dari total 5 kabupaten/kota yang dijatahi program Festival Olahraga Pendidikan (FOP) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republil Indonesia (Kemenpora RI).

Dalam rangka pembukaan FOP tahun 2025, Pemkot Tual menghadirkan  Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Sry Wahyuni yang secara resmi membuka FOP Kota Tual tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Lodar El Kecamatan Dullah Selatan, Senin 17 November 2025.

Acara dihadiri oleh Staf Ahli Walikota Bidang Politik Hukum dan Sosial Dr.Subhan Labetubun mewakili Walikota Tual Akhmad Yani Renuat. Turut hadir Staf Ahli Walikota Bidang Ekbang dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkungan pemerintah Pemerintah Kota Tual.

“Kota Tual satu-satunya, kota dari lima Kabupaten/Kota se-Indonesia yang mendapatkan jatah Festival Olahraga Pendidikan (FOP) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Republik Indonesia RI di tahun 2025,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tual Andreas Rafra saat menyampaikan laporan panitia FOP Kota Tual, Senin (17/11/2025).

Melihat peluang itu , dihadapan Deputi Kemenpora RI, Andreas meminta pemerintah Kota Tual diberikan  kepercayaan agar FOP terus digelar setiap tahun.

Foto Bersama Pemerintah Kota Tual Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Sry Wahyuni. (Foto: istimewa)

 

Terkait peserta festival Olahraga, Andreas yang juga Camat Kecamatan Dullah Selatan itu menyebutkan peserta mencapai 1.100 siswa.

“Jumlah peserta yang mengikuti FOP 1100 yang terdiri dari, SD/MI sebanyak 600 siswa, SMP/MTS s banyak 250 siswa, dan SMA/SMK/MA sebanyak 250 siswa, ” rincinya.

Pada FOP Kota Tual tahun ini, panitia telah menyiapkan sejumlah lomba olahraga yang dipadukan dengan permainan olahraga tradisional.

“Adapun jenis lomba atau permainan yang akan diikuti berdasarkan jenjang pendidikan tediri dari jenjang SD ikut dalam estafet lokomotor dan permainan tradisional. Jenjang SMP mengikuti bolak kayu duduk dan Jenjang SMA mengikuti olahraga tradisional, ” sebutnya.

Rincian lomba/permainan berdasarkan jenjang pendidikan.

*Jenjang SD sederajat.

1.Estafet Lokomotor.

2.Lompat Tali.

3.bola Keranjang

4.ri memindahkan bendera.

5.Jembatan lempar tangkap.

6.Boling (Bola Gelinding)

*  Jenjang  SMP sederajat.
1. Estafet halang rintang.

2. Olahraga tradisional.

3.Bola keranjang.

4.Menggiring Tic Tac Toe.

5.lompat tali.

6. Kreativitas aktivitas fisik.

*  Jenjang SMA sederajat.
1.Estafet halang rintang.

2.olahraga tradisional.

3.Bola keranjang.
4. menggiring Tic Tac Toe.

5. lompat tali.

6. kreaktivitas aktivitas fisik.(FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *